Ads 720 x 90

Review Fisik Nokia 2 Android Entry Level


Bagi sebagian orang, smartphone masuk pada daftar barang penting yang harus dimiliki. Fungsi dari ponsel pintar tersebut seringkali digunakan untuk bermain game. Untuk memainkan berbagai macam game, sebuah smartphone harus dilengkapi dengan kapasitas tenaga yang mumpuni. Namun, kebutuhan yang mendasar setiap orang dalam memilih ponsel adalah untuk komunikasi. Komunikasi dilakukan untuk mendapatkan informasi penting. Tentunya, berbagi informasi bagi rekan kerja atau keluarga.


Ponsel Low entry level atau kelas bawah dapat menjawab kebutuhan untuk komunikasi saja. Apabila ditambah fitur yang dapat digunakan untuk memainkan game itu merupakan bonus. Sebut saja, untuk penggunaan RAM 1 Gb apakah masih relevan dengan kebutuhan sekarang? Jawaban pasti nya sudah tidak bakal mampu memenuhi kebutuhan penggunaan ponsel jaman sekarang. Namun, kalau hanya untuk komunikasi via WA ataupun sms dan telefon, ponsel dengan RAM 1 Gb masih dapat melakukan itu semua.

Nokia 2 hadir, dengan spesifikasi yang minim akan sangat cocok untuk ibu rumah tangga yang tidak memiliki kegiatan berat untuk ponselnya. Berikut spesifikasi secara singkat ponsel besutan yang dulunya dihandel oleh microsoft ini.


Dengan harga 900.000 rupiah, admin bersama dengan keluarga yang membutuhkan ponsel pengganti ini membeli Nokia 2 di sebuah konter di Kota admin berada. Tepatnya, pembelian dilakukan di bulan mei kemarin.

Smartphone ini memiliki desain yang cukup biasa, dengan lebar layar 5 inchi, yang kamera depan dan belakangnya cukup lumayan.


Dibagian belakang, terdapat kamera dengan led flash dibagian atas tengah dan speaker aktif berada di sebelah bawah kiri.


Dibagian bawah terdapat charger dan mic.


Bagian atas seperti biasa terdapat colokan jack 3,5 mm.


Sebelah kanan terdapat tombol volume up, volume down, dan tombol power secara berurutan dari atas.


Nokia 2 tidak menggunakan model kartu sim hybrid (seperti redmi 4x ini). Semua slot kartu sim hanya dapat menggunakan sim berukuran nano.

Jika kita membeli versi TAM atau versi resmi, maka kita akan mendapatkan cover karet pelindung dan headset model IEM di dalamnya. Tidak seperti asus dan xiaomi, mereka tidak menyertakan perangkat ini pada ponsel low entry mereka.


Selanjutnya, adalah review penggunaan yang berhubungan dengan User interface. Tatap muka android Nokia yang pertama kali admin pegang ini hampir mirip dengan tampilan Asus Zenfone Max Pro M1 yang admin bahas di link ini.

  1. Benar sekali, android pure yang disematkan pada ponsel Nokia 2 ini cukup menyulitkan pengguna yang sebelumnya akrab dengan UI dari beberapa ponsel yang beredar ditambah dengan aplikasi bawaan Babe. Admin perlu melakukan pelatihan kecil-kecil an agar sang pemilik hp tidak kesulitan dalam memakai nya.
  2. Untuk manajemen gambar dan video, bawaan menggunakan Google Photos. Sebuah aplikasi bawaan dari ponsel pintar ini yang bahkan untuk mengirim file gambar atau video diharuskan memilih versi terkompresi atau versi sebenarnya. Cukup membuat bingung pengguna awam. Untuk itu, kalian yang menggunakan ponsel ini wajib menginstal aplikasi galeri dari playstore berukuran kecil dan tanpa iklan. Review aplikasi-aplikasi galeri akan admin buat dalam postingan terpisah.
  3. Tidak adanya manajer file membuat pusing dalam mengelola dokumen yang ada dalam memory. Aplikasi wajib instal di ponsel Nokia ini adalah Asus File Manager. Memang karena aplikasi ini handal dan tidak memiliki iklan. (Bahkan di hp nokia, masih aja aplikasinya milik Asus, wkwk)
  4. Auto Update yang perlu dimatikan, karena dapat berbahaya terhadap kuota.


 Bagaimana? Apakah review ini berguna? Terus baca update dari kami ya...

Alex bagas
Mencerna Hasrat Untuk Berbagi

Related Posts

Post a Comment