Mengenal Mikrobioma, Penting


Ekosistem yang terdiri dari hewan, tumbuhan, dan benda mati... Kita termasuk didalamnya...
Ekosistem yang menyatu di dunia ini membentuk sebuah bioma atau biosfer sebuah istilah digunakan dalam ilmu biologi. Terdapat hubungan antar makhluk makhluk ini yang bisa disebut dengan simbiosis

Kehidupan yang saling bergantung, saling berhubungan dengan sebuah tujuan, entah ada yang saling memberikan manfaat atau hanya sebagai inang.

Lebih sempit lagi dalam tataran hidup manusia seorang diri, tidak dapat lepas dengan kehidupan makhluk yang lain. Tahukah anda dalam kegiatan manusia sehari-hari secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan triliunan mikroorganisme?

APA ITU MIKROBIOMA?
Kesatuan mikroorganisme yang tingal di tubuh manusia yang didalamnya termasuk bakteri, archaea (organisme sel satu primitif), jamur, dan bahkan beberapa protozoa serta virus tak hidup. Jumlah bakteri dalam mikrobioma sendiri sangat banyak, sekitar 75 - 200 triliun. Jika dibandingkan dengan jumlah sel dalam tubuh manusia terdapat 50 - 100 triliun. Hal ini menjadikan manusia makhluk "supraorganisme" dengan melimpahnya gabungan antara sel manusia dan bakteri yang memberikan sifat tertentu (Kara, Britannica Ensikopedia).



PENEMUAN MIKROBIOMA
Bukti penemuan mikrobioma pertama ada pada kasus anak-anak yang menderita sakit di usus pada tahun 1880 an. Bakteri penyebab penyakit tersebut melalui feses/kotoran diteliti oleh seorang dokter anak yaitu Theodor Esherich yang tidak lain dan tidak bukan adalah penemu bakteri E. Coli. Bakteri E. Coli sangat penting dalam membantu pencernaan dalam pembusukan feses. Namun, jumlah bakteri yang tidak terkendali dapat menyebabkan terjadinya penyakit diare. Penelitian berlanjut, dilakukan isolasi bakteri yang ada di tubuh manusia. Kesemua bakteri tersebut sampai pada abad ke 20 telah diteliti, mereka berada di saluran nafas, mulut, dan saluran genital. Pengetahuan tentang mikrobioma pada 2007 semakin menyebar dan dimengerti. Terdapat Human Microbiome Project (Proyek Mikrobioma Manusia) yang menemukan mikroorganisme yang tinggal di tubuh manusia memiliki peran dalam kesehatan.

MIKROBIOMA BAKTERI BERBAHAYA?
Komunitas bakteri yang tinggal dalam tubuh manusia adalah normal nyatanya ada. Yang menjadi permasalahan adalah apabila komunitas bakteri dalam tubuh itu tidak seimbang atau salah satu dari mereka jumlahnya sangat banyak dan mereka ada pada tempat yang tidak sesuai. Bahkan bakteri ini penting untuk membantu kehidupan manusia, seperti contohnya untuk memecah kandungan gula ASI ibu yang dikonsumsi bayi. Bayi di awal kehidupannya belum sempurna pencernaanya. Mikrobioma dalam pencernaannya membantu bayi memecah gula untuk dijadikan energi.

BAKTERI SETIAP TEMPAT SAMA?
Sangat berbeda dan bervariasi bakteri yang ada di tubuh manusia. Setiap manusia memiliki 900 – 1000 spesies bakteri berbeda yang tinggal bersama. Bahkan perbedaan bakteri di tangan kanan dan tangan kiri setiap manusia berbeda. Mikrobioma setiap bagian tubuh manusia berbeda, bergantung pada konsumsi, kegiatan dan gen yang dimikinya.

Mikrobioma pertama yang didapat manusia adalah saat mereka dilahirkan. Ketika bayi lahir, bayi menyerap mikrobioma pada jalan lahir ibunya. Bakteri ini sangat membantu bayi dalam mencerna makanan dan pertumbuhan. Berbeda lagi jika bayi dilahirkan secara sesar, keanekaragaman biota/bakteri dalam tubuhnya akan beda jika dibandingkan dengan persalinan normal.

Seiring perkembangan bayi tersebut, terjadi perubahan mikrobioma yang ada dalam tubuh. Banyak faktor mempengaruhi perubahan ini. Pola makan, jenis kegiatan, olahraga, tempat tinggal dan lainnya akan mempengaruhi komposisi biota dalam tubuh manusia. Mereka yang menderita penyakit gula/diabetes memiliki keanekaragaman biota yang lebih sedikit dari orang sehat. Hal ini disebabkan kebiasaan manusia tersebut dalam konsumsi makan pemicu diabetes dan sebagian dari gen berakibat komposisi mikrobioma pada pencernaan lebih mudah untuk menyerap bahan makanan menjadi gula daripada zat yang lain (meskipun masih banyak faktor lain yang menyebabkan diabetes).

ANTIBIOTIK SEBAGAI PEMBASMI BAKTERI ?
Pada tulisan sebelumnya, yang membahas tentang antibiotik mmberikan peringatan untuk menghabiskannya. Karena antibiotik dapat membasmi bakteri baik dan jahat pada mikrobioma manusia, maka dapat akan timbul masalah kesehatan yang lain. Seperti hal nya, mikrobioma dalam pencernaan begitu beragam, sehingga tidak terjadi masalah dalam penyerapan asam urat. Karena antibiotik menghancurkan tatanan komunitas bakteri, maka penyerapan asam urat menjadi terganggu dan lahirlah masalah kesehatan.

Masih banyak hal yang dapat dibahas terkait mikrobioma ini. Stay tune untuk mendapatkan informasinya....

0 Response to "Mengenal Mikrobioma, Penting"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel